Tampilkan postingan dengan label BSK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BSK. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Desember 2014

Bangunan Kapal


Badan kapal pada umumnya adalah sebuah tempat atau bejana yang berdinding tipis, kedap air dan diisi muatan, penumpang, mesin dan tempat tinggal awak kapal serta peralatan kapal yang sesuai dengan tujuan pembangunannya. Nama-nama dan istilah bagian-bagian kapal adalah seperti di bawah ini :

Bagian-Bagian Kapal : 
1.     Tiang (Mest) 
2.     Anjungan (Wheel House) 
3.     Kepala Palka (Fish Hatch) 
4.     Deck Akil (Fore Castle Deck) 
5.     Winch Jangkar (Winch Less) 
6.     Gudang (Store) 
7.     Bak Rantai Jangkar (Chain Locker) 
8.     Tangki Bahan Bakar (Fuel Oil Tank) 
9.     Penggulung Tali Pancing (Line Hauler) 
10.   Palka Ikan (Fish Hold) 
11.   Ruang Mesin Pendinginan Cepat (Quick Freezing Room) 
12.   Ruang Mesin Pendingin (Refrigerating Machine Room) 
13.   Ruang Mesin (Engine Room) 
14.   Dasar Berganda (Double Bottom) 
15.   Ruang Makanan (Mess Room) 
16.   Tangki Air Tawar (Fresh Water Tank) 
17.   Gudang Persediaan Makanan (Provision Store) 
18.   Ruang Mesin Kemudi (Steering Engine Room) 
19.   Daun Kemudi 
20.   Baling-baling (Propeller) 
21.   Ruang Anak Buah Kapal (Crew Space) 
22.   Geladak Utama (Main Deck) 
23.   Geladak Jembatan (Bridge Deck) 
24.   Linggi Haluan (Stem) 
25.   Lunas (Keel) 
26.   Linggi Buritan (Stern Post) 
27.   Linggi Baling-baling (Propeller Post) 
28.   Sekat Pelanggaran (Collision Bulk Head) 
29.   Sekat Kedap Air (Transversal Bulk Head)

Sumber :
Buku Teks Bahan Ajar Siswa : Stabilitas dan Bangunan Kapal Kelas X Semester Ganjil 2013

Selasa, 16 Desember 2014

SEJARAH KAPAL



Pada tahun 6000 SM, penggunaan kapal sebagai alat perniagaan pertama kali ditemukan di kawasan Mesir. Pada waktu itu, Mesir merupakan negara penghasil gandum dan Lebanon merupakan negara penghasil tekstil untuk bahan pakaian. Mesir melakukan perdagangan dikawasan Lebanon untuk memenuhi kebutuhannya akan bahan tekstil maka Mesir menjual hasil buminya, gandum, yang diangkut dengan kapal ke kawasan Lebanon.

Pada zaman dahulu, Bangsa Punisia merupakan pelaut pemberani yng tinggal di daerah pantai diantara pegunungan Libanon dan laut Tengah. Bangsa ini telah menjelajahi seluruh seluruh pelosok Laut Tengah bahkan ke dataran Inggris. Bangsa Punisia menggunakan Galley, kapal bangsa Punisia, untuk menjelajahi lautan. Galley merupakan kapal yang sangat cepat serta lebih mudah dari pada kapal layar biasa. Galley terbuat dari kayu sejenis pohon cemara, memakai tenaga layar serta terdapat sederetan tempat duduk bagi para pendayung.
Pada abad ke 5 lalu lintas  laut tengah sudah sangat maju. Pada waktu itu ditemukan layar sejenis lateen yang berbentuk segitiga. Memasangnya membujur sepanjang tubuh kapal. Sebelum penemuan penemuan layar bentuk lateen, layar berbentuk segi empat, dipasang melintang terhadap tubuh kapal. Tanpa menggunakan navigasi pelaut-pelaut zaman dahulu telah berani mengarungi lautan, salah satu pedoman yang mereka gunakan hanyalah garis pantai, disamping tanda pengenal tertentu yang nampak dari lautan. 

Bukti tertua mengenai penggunaan kapal di Nusantara ditemukan di situs kerajaan Sriwijaya di daerah Palembang, namun sangat tidak lengkap. Indikasi bahwa nenek moyang bangsa Indonesia sudah menggunakan kapal sebagai sarana transportasi baik untuk kepentingan militer maupun untuk kepentingan ekonomi ditemukan pada relief candi Borobudur yang dibangun pada abad IX Masehi. Kapal yang dipahatkan di candi tersebut mempunyai kesamaan dengan kapal jenis kora-kora sebagaimana yang telah digambarkan oleh orang-orang Eropa pada saat pertama kali datang ke Indonesia. Lambung kapal Borobudur memiliki sepasang penggandung (outrigger) yang terapung dan berfungsi sebagai penyeimbang serta tempat para pendayung. Kapal Borobudur memiliki dua tiang layar berkaki tiga untuk mengibarkan layar empat persegi yang pada kapal-kapal Yunani kuno disebut sebagai artemo

Pelayaran sudah bertambah maju lagi, setelah dapat dibuat kapal-kapal dengan tiang ganda. Inggris dan spanyol mulai meluaskan. Kapal layar yang baik pada saat itu perdagangan dan memperluas pula  tanah jajahanya. Pada waktu Amerika terlepas dari jajahan, mereka sudah mengenal kapal-kapal layar yang sangat baik. Kapal layar yang baik pada saat adalah jenis Clipper. Clipper ini bertubuh ramping dan bertiang ganda.susunan layarnya diatur sedemikian rupa sehingga menjadi efisien sekali. Itulah kapal layar tercepat pada saat itu tetapi masih tergantung dengan adanya angin.

Penemuan kapal mulai ramai dan mulailah bermunculan bangsa-bangsa yang mulai menciptakan kapal. Bangsa Viking merupakan pelaut piawai yang berhasil mencapai wilayah wilayah yang jauh dari pelabuhan asalnya di Skandinavia. Bahkan mereka berlayar menggunakan kapal kokoh mereka sampai dunia baru. Tokoh terkenal bangsa Viking, Leif Ericson, yang mendarat di Amerika Utara hampir 500 tahun sebelum Colombus menemukan, ia menamai wilayah itu Vinland. Bangsa Viking menjelajah lautan menggunakan kapal yang mereka namakan kapal Oseberg yang dibuat pada tahun 900 M. Kapal  ini terbuat dari kayu yang kuat dengan 12 plang dari masing-masing sisinya, panjangnya 70 kak(21 meter) dan hampir 17 kaki (5,1 meter) sepanjang rangka tengah uatamanya. Kapal ini membawa 30 pendayung dan satu layar yang dipasang pada salah satu tiangnya. Kapal yang sudah cukup baik dikala masa itu.  Saat kapal ini ditemukan sekitar tahun 1904, didapati kerangka ratu Viking didalamnya, tetapi fakta tersebut tidak mengherankan mengingat bangsa Viking dikenal selalu melakukan upacara pemakaman yang megah dan mewah bagi para pejuang mereka di lautan.

Inggris merupakan salah satu negara atau kebangsaan yang mulai mengembangkan pembuatan-pembuatan kapal yang lebih kompleks. Selama perang antara Inggris dan Perancis  (1337-1453) armada angkatan laut Inggris menggunakan kapal bulat Chisthoper of the Tower salah satu kapal utama yang memiliki dek untuk menembak senjata api. Pada tanggal 24 juni 1340 kira-kira 150 kapal Inggris menghadapi hampir 200 kapal Perancis di pelabuhan Syliu, Belanda. Dengan kekutan penembakan yang luar biasa Chisthoper of the Tower dengan mudah mengalahkan Perancis. Selain itu Inggris merupakan salah satu yang membuat kapal perang yang seutuhnya dari  besi. Dan Inggris juga terkenal sebagai pembuat kapal yang handal dan salah satu kapal hasil ciptaannya adalah Royal Sovereign yang digambarkan sebagai kapal tercantik yang pernah ada dan kapal terbesar di masanya(1637).  Selain kapal tersebut ada beberapa kapal lagi yang cukup populer diantaranya adalah Mayflower (1620) sebagai salah satu kapal terkenal dalam sejarah yang dikenal sebagai pembawa kaum Pligrin(calon penduduk baru/pembawa agama) ke dunia baru untuk membantu membangun tempat tinggal pertama bangsa Eropa yang permananen di New England. Kapal ini digunakan sebagai kapal dagan tetpai masih dilengkapai dengan senjata api.

Spanyol dan Portugis merupakan negara- negara yang mampu menciptakan kapal-kapal diantaranya adalah Tiga kapal yang paling terkenal dalam sejarah adalah kapal yang mengangkut Christoper Columbus kedalam dunia baru tahun 1492 yaitu Santa Maria, Ninna, Pinta. Diyakini Santa Maria adalah carevel (kapal penjelajah) seberat 100 ton. Kapal penjelajah ini awalnya memiliki dua tiang utama yang disangga denga tiang latten atau tiang  layar. Santa Maria merupakan kapal utama Columbus. Kapal itu diyakini sebagai careval bertiang tiga yang berlayar di lautan yang dengan panjang 95 kaki(30 meter), yang lebih besar jika dibandingkan dengan kapal-kapal yang ada pada saat itu.pada tanggal 3 Agustus 1942, Santa Maria, Nina, dan Pinta berangkat dari Palos. Columbus mencari rute baru menuju Asia, tetapi sebaliknya ia menemukan dunia baru. Dan mendarat pada tanggal 12 Oktober yang pada saat itu diberi nama Bahama.

Bangsa Rusia juga memulai membuat kapal yang turut berpengaruh bagi sejarah dunia St. Peter (1740) adalah kapal Rusia pada abad ke 18  yang digunakan oleh penjelajah Denmark, Vitus Bering yang sekarang disebut Alaska, semenanjung Alaska serta kepulauan Aleutian. St. Piter dibuat di Okhotsk pada bulan juni 1740. Penemuan kapal ini digunakan untuk penjelajahan dengan memiliki bobot 108 ton dengan panjang sekitar 25 meter serta lebar sekitar 6.5 meter. Sehingga kapal ini mampu menganngkut 76 orang dengan dilengkapi dengan 14 senapan. Penemuan yang sudah baik pada saat itu karena telah diketahui  bersama bahwa yang berpengaruh besar pada dunia kapal ialah bangsa-bangsa dari Portugis, Spanyol dan Inggris.

Sumber :
http://wwwputriapsari-cepuk.blogspot.com/2012/04/sejarah-perkembangan-kapal-sebagai-alat.html

Senin, 15 Desember 2014

Daftar Remidian BSK

 

Tugas :
  1. Buat makalah yang berkaitan dengan BSK min. 10 halaman (cover, daftar isi dan daftar pustaka tidak termasuk hitungan jumlah halaman).
  2. Topik bebas dan berkaitan dengan BSK

Format :
1. Cover
     Meliputi judul makalah, logo/gambar terkait, nama dan nomor taruna/i, instansi kependidikan yang bersangkutan (nama jurusan, sekolah dan yayasan beserta alamatnya).
2. Daftar Isi
          Jelas
3. Pendahuluan
          Meliputi latar belakang dan tujuan pembuatan makalah max 2 halaman.
4. Pembahasan Materi
          Meliputi pemaparan makalah yang dibuat secara  berurutan dan sistematis
5. Kesimpulan
          Kesimpulan dari makalah dibuat per poin.
6. Daftar Pustaka
          Jelas

NB :
Tugas dikumpulkan paling lambat Jumat, 19 Desember 2014 dan dikoordinasi oleh Irgi.

Kamis, 04 Desember 2014

Percobaan Stabilitas Kapal


Percobaan stabilitas dilakukan pada saat kapal kosong dengan tujuan untuk mengetahui KG kapal kosong. KG kapal kosong ini sangat penting karena sebagai dasar perhitungan saat kapal muat bongkar, dengan demkian percobaan harus dilakukan seteliti mungkin agar mendapat hasil yang maksimal.

Persyaratan percobaan stabilitas kapal :
1) Dilakukan pada saat kondsi laut tenang/tidak ada angin kencang
2) Kapal harus dapat bergerak bebas
3) Setiap barang yang ada dikapal harus diikat dengan erat
4) semua tanki - tanki harus penuh
5) Setiap awak kapal yang tidak berkepentingan dengan percobaan harus turun kedarat sebelum dilakukan percobaan kapal harus tegak Kecuali persyaratan tersebut harus dipersiapkan hal-hal sebagai berikut:
1) Pasang papan ukur pada dasar palka tween deck melintang kapal dan betul-betul mendatar
2) Pasang balok kayu pada mulut palka melintang kapal dan betul-betul mendatar yang mampu menahan beban yang dapat memiringkan kapal 2 s.d 3 derjat
3) Pasang tali unting-unting yang diikatkan di tengah-tengah balok kayu diujung tali diberi bandul.

Pelaksanaan :
1) Bobot yang sudah diketahui beratnya W ton harus sudah  di poisi dan saat itu kapal harus betul-betul tegak
2) Geserkan obot sejauh d meter sehingga kapal miring dan tunggu beberapa saat
3) Baca pada papan ukur berapa meter tali unting-unting menyimpang
4) Ukur tali unting-unting  secara tegak

d. Periode Olengan :
1) Macam-macam olengan kapal :
a) Natura Rolling adalah oleng kapal di laut tenang. Pada kondisi ini bisa dianalisa bahwa jenis stabilitas kapalnya,  yaitu langsar atau kaku
b) Force Rolling adalah olengan kapal di laut berombak atau bergelombang
c) Cynchronous Rolling adalah suatu keadaan di mana periode olengan kapal sama dengan periode gelombang yang dapat mengakibatkan kapal terbalik. Cara mengatasinya yaitu dengan mengurangi keceptan kapal dan mengubah haluan sedemikian rupa sehingga kapal tidak mendapatkan ombak langsung.
2) Percoban olengan
Tujuan dari uji stabilitas adalah untuk menentukan paramter stabilitas kapal, di mana karakteristik stabilitas dapat ditentukan untuk setiap kondisi pembebanan terutama:
a) lightship perpindahan kapal;
b) pusat Longitudinal gravitasi;
c) vertikal pusat gravitasi.
Poin-poin penting dari acuan ditunjukan dalam gambar 1 di bawah yang lain. Ini adalah:
a) K Point at keel
b) B Pusat apung
c) C Pusat gravitasi
d) M Metacentre Ketingian KB dapat diperoleh dari tabel perpindahan.


Gambar 1. The incliining test
Posisi titik referensi kunci sekarang berbeda dari Gambar 1.B dan C tidak lagi sejalan dan meluruskan tuas GZ dapat jelas terlihat. Dengan kapal stabil (tidak ada pergerakan orang di kapal) mencatat pengukuran atau menandai titik nol sejalan dengan pendulum.
Menyebutnya "Eksperimen 0"
 Gambar 2. Experiment 0
Pindahkan berat badan "A" dari sisi ke sisi pelabuhan Starboard over weight "C" jika bobot yang digerakan dengan tangan, pastikan bahwa operator kembali ke garis tengah dan tetap diam. Ketika kapal mengendap, menandai posisi garis pendulum "1" atau mengukur defleksi dan menulis hasilnya dalam log. Hal ini berguna untuk mendeteksi masalah dalam latihan. Menyebutnya Percobaan 1
Gambar 3. Experiment 1
 Pindahkan berat badan "B" ke sisi Starboard over weight "D".  Ketika kapal stabil, menandai poisi pendulum.  Pada titik ini  sudut inklinasi tidak boleh lebih dari 4 ˚ (disukai sekitar 3˚) Menyebutnya "Percoban 2".
Gambar 4. Experiment 2
Pindahkan obot "A" dan " B kembali ke posisi semula di sisi pelabuhan dan ketika semua stabil, tandai posisi pendulum "4" yang nol tetapi mungkin tidak bertepatan dengan posisi nol asli (atau masukan pengukuran di log). Menyebutnya "Percoban 3"
 Gambar 5. Experiment 3
Memindahkan berat "C" dari sisi pelabuhan dan meletakannya di atas berat "A". Ketika lunas, menandai poisi No 5   masukan pengukuran dalam log. Seperti sebelumnya, ini akan membantu untuk menentukan apakah ada masalah yang terjadi karena angin, menyentuh bawah dan lain-lain.  Menyebutnya Percoban ini 4.
 Gambar 6. Experiment 4
Tempat berat "D" lebih berat "B” dan ketika semua diselesaikan, menandai papan No. 6 atau masukan jarak beranjak dari poisi nol baru dalam log. Menyebutnya "Percoban 5".
Gambar 7. Experiment 5
Pindahkan bobot "C" dan "D" kembali ke poisi semula di sisi Starboard. tandai posisi nol baru jika tidak sama seperti sebelumnya atau masukan jarak yang ditempuh oleh pendulum dari poisi No 6.  Menyebutnya "Percoban 6".
Gambar 8. Experiment 6
Ulangi gerakan bobot setidaknya tiga kali untuk memastikan bahwa set berikutnya tanda yang jelas terpisah dari urutan pertama dan selalu berhati-hati untuk merekam poisi nol yang benar.
Freeboard harus diukur. Hal ini harus dilakukan seakurat mungkin dan perlu kesabaran, terutama jika air cenderung lap sisi lambung. Poin-poin penting adalah:  for'd,  amidships P dan S,  buritan. Pada saat yang sama rancangan dapat diukur dan dapat  memberikan cek pada keakuratan draft tanda.